Thursday, May 21, 2015

Cara Menyelamatkan Hubungan Sekarat

Cara Menyelamatkan Hubungan Sekarat
May 21st 2015, 16:00

Akan datang satu waktu dalam hubungan apapun ketika semuanya seakan menjadi sulit dan kemungkinan perpisahan terlihat lebih menarik daripada bertahan. Tapi apa gunanya masuk ke suatu hubungan jika Anda akan berpisah saat hal-hal menjadi sedikit sukar untuk ditangani ? Jika hubungan dimaksudkan untuk berakhir, maka upaya terbaik Anda tidak akan menyelamatkan itu. Tetapi Anda tidak akan tahu apakah itu bisa diselamatkan kecuali Anda berupaya. Berikut adalah bagaimana Anda dapat, setidaknya mencoba, untuk menyelamatkan hubungan sekarat.

1. Apa masalahnya?

Anda tidak dapat menyelamatkan apa pun kecuali Anda tahu apa yang membunuhnya. Hal pertama yang harus dilakukan adalah untuk mencari tahu apa yang membunuh hubungan, mengapa sedang sekarat dan bagaimana hubungan mencapai keadaan menyedihkan seperti saat ini. Ini akan membutuhkan introspeksi dan upaya yang tulus untuk mencari tahu apa yang salah. Pikirkan dan bertanya pada diri sendiri berulang kali ‘apa masalahnya’ sampai Anda menemukan jawaban yang mencerahkan.

2. Berkomunikasi

Untuk berkomunikasi dengan pasangan Anda mungkin adalah hal yang paling sulit untuk dilakukan ketika Anda sedang melalui fase buruk. Anda berdua perlu berperilaku sebagai orang dewasa, menunjukkan kematangan dan tidak berteriak atau berdebat ketika berbicara. Tetap tenang dan tetap fokus untuk mengatasi masalah. Berikan satu sama lain ruang dan kebebasan untuk berbicara tanpa hambatan. Setelah Anda mendengarkan, semua akan mulai terlihat lebih jelas.

3. Minta teman untuk menjadi mediator

Hal ini bisa rumit. Teman Anda dapat diminta untuk menjadi mediator. Di sini, dua hal bisa terjadi. Satu, mereka berhasil membantu Anda menyelesaikan masalah. Dua, mereka akhirnya berpihak dan Anda tidak hanya berakhir dengan hubungan mati tetapi juga dengan persahabatan yang sekarat.

4. Memikul tanggung jawab

Setelah Anda memikirkan hal-hal dan berkomunikasi dengan pasangan Anda, Anda harus mulai memikul tanggung jawab. Tanggung jawab pada hubungan, untuk apa yang salah, untuk peran Anda dalam memungkinkan masalah tak terkendali. Setelah Anda sendiri mengakui kesalahan Anda, Anda akan merasa sedikit kurang terbebani dan akan mulai melihat hal-hal dengan perspektif yang benar.

5. Memaafkan dan kompromi

Jika Anda telah menerima kesalahan Anda, maka Anda memahami pentingnya dan kekuatan dari memaafkan. Anda harus saling memaafkan jika ingin hubungan bertahan. Memaafkan bukan tentang melupakan apa yang terjadi, tetapi tentang menerima realitas situasi dan memutuskan untuk mengatasi. Juga, tanpa kompromi Anda tidak akan menuju kemanapun. Jadi, mengapa tidak mulai dengan hubungan yang benar-benar penting bagi Anda?

Memperbaiki hubungan sekarat relatif mudah jika Anda berdua bersedia untuk berupaya menuju solusi. Dan jika hubungan ini patut dipertahankan, bukankah lebih baik berjuang daripada membiarkannya mati, bukan ?


unsubscribe from this feed

No comments:

Post a Comment