TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,SAMBAS – Kabupaten Sambas berupaya dalam menekan angka kematian ibu dan bayi. Hal ini serius dilakukan di antaranya dengan Gerakan Pencanangan Bendera Ibu Hamil tingkat Kabupaten Sambas yang dipusatkan di Puskesmas Sebangkau kecamatan Pemangkat, Jumat (5/6/2015).
Jika menemukan bendera berwarna pink di sekitar tempat tinggal Anda maka bersiagalah. Hal ini dikarenakan karena rumah yang ditancapkan bendera tersebut ada ibu hamil.
Masyarakat bertanggung jawab atas pengurusan ibu hamil itu dalam upaya menekan angka kematian ibu dan anak. Pesan ini berulang kali disampaikan Bupati Sambas Hj Juliarti Djuhardi Alwi dan Ketua DPRD Sambas dalam kesempatan tersebut.
“Bendera pink ini adalah kode bahwa di rumah tersebut ada ibu hamil. Dan sudah menjadi tanggung jawab kita bersama memantau, menanyakan kondisi kesehatan ibu hamil hingga membantu ibu hamil agar selamat hingga melahirkan,” ungkapnya.
Bupati mengajak seluruh komponen tidak hanya petugas di Dinas kesehatan, puskesmas, pustu atau poskesdes saja melainkan camat, kepala UPT Dinas pendidikan, kepala desa hingga tingkat RT, termasuklah memperhatikan kondisi ibu hamil.
“Bila perlu tanya kapan taksiran akan melahirkan, sudah pernahkah ibu hamil itu memeriksakan diri ke petugas kesehatan. Saya mau hal ini menjadi laporan baik dari camat dan kades,”ujarnya.
Dengan tegas dikatakannya bahwa pencanangan bendera ibu hamil ini tak sekedar seremoni belaka melainkan aksi nyata.

No comments:
Post a Comment