Thursday, May 28, 2015

Spa Tradisional Warnai Pameran Kecantikan Profesional 2015

Spa Tradisional Warnai Pameran Kecantikan Profesional 2015
May 29th 2015, 01:35

JAKARTA, (PRLM).- Pameran produk kecantikan berskala internasional bertajuk "Beauty Professional Indonesia" (BPI) 2015 dijadwalkan digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, 30 Juli s.d. 1 Agustus 2015.

Pada ajang yang baru pertama kalinya itu tidak hanya akan menghadirkan "exhibitor" dengan rentang jenis perawatan dan produk yang berinovasi teknologi tinggi, namun juga bakal memberikan "platform" bagi produk-produk dan tata cara perawatan kecantikan tradisional Indonesia atau lebih dikenal dengan sebutan "etno wellness" (spa).

Direktur Pengembangan Wisata Minat Khusus, Konvensi, Insentif, dan Event Kementerian Pariwisata Achyaruddin menuturkan, "etno wellness" sangat mungkin menjadi kunci Indonesia untuk menjadi pusat "health tourism" dunia.

"Kami senang sekali BPI 2015 turut mengambil porsi untuk melestarikan 'etno wellness' Indonesia," ujarnya saat "press conference" di Jakarta, Kamis (28/5/2015).

Dia meyakini, dalam sekitar sepuluh tahun ke depan spa Indonesia menjadi terbaik di dunia. Dijelaskan, merunut perkembangan dunia kecantikan dari berbagai sudut pandang, dapat dilihat bahwa bisnis kecantikan profesional tidak hanya bisa berkembang dalam lingkungan kesehatan, namun dapat lebih luas lagi melangkah ke dalam ranah pariwisata dan ekonomi kreatif. Industri kecantikan Indonesia sedang mempersiapkan diri memasuki ranah "health tourism" atau "estetic tourism".

Achyaruddin mengungkapkan, ada sembilan "etno wellness" Indonesia yang sudah dikenal, yaitu Tangas Betawi, Batangeh Minang (Sumatera Barat), Oukup Batak (Sumatera Utara), Lulur Jawa, Boreh Bali, So'oso Madura, Batimung Banjar (Kalimantan Selatan), Bakera Minahasa (Sulawesi Utara), dan dari Sulawesi Selatan.

Salah satu "etno wellness" yang memiliki karakteristik dan ciri khas adalah "Tangas Betawi", sebuah tradisi perawatan kecantikan tradisional yang meliputi ritual pijat, ritual lulur, dan ritual tangas atau diuap.

Rangkaian perawatan ini termasuk ritual untuk ibu hamil, ritual ibu setelah melahirkan, ritual sebelum melangsungkan upacara pernikahan, teknik pemijatan, serta pemilihan dan pengolahan bahan-bahan tradisional yang dipakai dalam memijat.

Pada "Beauty Professional Indonesia 2015", sebagai bagian mendukung gerakan "etno wellness" diadakan pula kompetisi bagi para terapis kecantikan "Etno Wellness Spa Therapist Competition".

Project Director BPI 2015 yang juga Direktur PT Indonesia Trade Exposition (ITE) Patricia M. Priyatna menuturkan, pihaknya melihat potensi yang begitu besar di Indonesia untuk perkembangan bisnis perawatan dan produk kecantikan.

Dimana banyak sekali tumbuh pusat kecantikan dengan tenaga ahli bersertifikat yang sejalan dengan semakin meningkatnya preferensi masyarakat terhadap perawatan kecantikan.

Dikatakan, tujuan utama BPI 2015 sebagai wadah "trade exhibition" adalah untuk memberikan tempat bagi para pelaku bisnis agar dapat menemukan mitra bisnis baru dan mendapatkan informasi mengenai trean terbaru di industri kecantikan, mulai dari yang tradisional hingga "hi-tech".

"Trade exhibition" berskala internasional ini melibatkan perusahaan-perusahaan di dalam industri kecantikan dari Indonesia dan mancanegara, seperti Malaysia, Singapura, Korea, Taiwan, dan Thailand.(Agus Ibnudin/A-89)***


unsubscribe from this feed

No comments:

Post a Comment