Menjadi seorang ibu merupakan tujuan paling mulia bagi seorang wanita. Namun apa jadinya jika kesempatan tersebut hilang begitu saja karena penyakit yang disebut dengan kanker serviks atau kanker leher rahim.
Seperti namanya, kanker serviks ini hanya diderita oleh wanita yang jelas-jelas memiliki rahim. Banyak yang mengatakan jika penyakit mematikan ini hanya diderita mereka yang berusia diatas 50 tahun. Tapi kenyataannya banyak wanita muda yang juga harus berhadapan dengan kanker ganas ini.
Tentu hal ini mengancam diri kita sebagai wanita, bukan begitu? Itulah mengapa Anda harus mengerti betul mengenai gejala kanker serviks, penyebab, dan faktor resikonya.
Berikut ini adalah gejala-gejala awal dari kanker serviks yang perlu Anda perhatikan karna bisa saja menjadi petunjuk untuk Anda.
- Rasa nyeri ketika buang air kecil dan air seni yang berwarna kekeruhan.
- Pendaharan pada vagina
- Kebocoran urin dari vagina
- Rasa tidak nyaman (kembung dan konstipasi) meskipun perut sedang dalam keadaan kosong.
- Pembengkakan pada salah satu kaki.
- Keputihan yang disertai pendarahan.
- Rasa sakit ketika mengalami hubungan intim meskipun bukan yang pertama kali.
Ketika kanker serviks ini semakin parah, makin banyak gejala pula yang muncul. Seperti berat badan yang tidak stabil, nafsu makan yang menurun drastis, pendarahan spontan, dan bahkan susah untuk buang air kecil.
Penyebab dari Kanker Serviks
Penyebab paling umum terjadinya kanker serviks adalah virus HPV atau Human Papilloma Viruses. Virus ini biasa ditularkan melalui hubungan seksual, entah itu anal ataupun oral. Meski begitu, masih banyak penyebab lainnya yang belum dapat diketahui secara pasti hingga sekarang.
Faktor Resiko Kanker Serviks
Hampir semua wanita yang melakukan hubungan seksual secara aktif beresiko terkena kanker serviks. Namun resiko ini akan jauh lebih besar pada wanita yang memiliki partner seks lebih dari satu. Bahkan wanita muda dibawah 16 tahun yang berhubungan seksual tanpa pelindung memiliki tingkat resiko yang paling tinggi.
Cara pendiagnosaan untuk kanker serviks bukanlah sesuatu yang mudah dan memerlukan beberapa tes untuk bisa mendiagnosanya secara pasti.
Cara Pencegahan Kanker Serviks
Penyakit ini cukup berbahaya dan bisa membunuh penderitanya kapan saja. Itulah mengapa Anda harus sigap dalam mencegahnya. Di beberapa negara, sudah dikembangkan vaksinasi yang mampu membunuh HPV. Wanita dari usia 9 sampai 26 tahun sudah boleh divaksinisasi. Keberhasilan vaksin ini berbeda-beda dan akan lebih baik bekerja sebelum infeksi terjadi. Sayangnya, harga dari vaksin ini masih menjadi perdebatan karena tidak semua wanita bisa menjangkau harga tersebut hanya untuk menjauhkan dirinya dari ancaman kanker serviks.
No comments:
Post a Comment